/

AJI – LBH Pers Manado Latih Jurnalis di BMR Soal Paralegal

2 mins read
Paralegal AJI Manado
Sejumlah peserta pelatihan paralegal bersama pengurus AJI dan LBH Pers Manado

KANALMETRO, KOTAMOBAGU – Sejumlah jurnalis di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR) dilatih oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Manado soal Paralegal, Sabtu (16/10/2021) di pondok belajar Selusur, Kelurahan Mongkonai, Kota Kotamobagu.

Ketua AJI Manado Fransiskus M Talokon mengatakan bahwa pelatihan paralegal ini merupakan bagian dari program kerja tahun 2021.

Karena menurutnya, diera sekarang ini, upaya kriminalisasi  dan kekerasan terhadap jurnalis semakin marak. Dan tidak sedikit jurnalis yang menjadi korban serta bahkan dipidana terkait dengan karya jurnalistik itu sendiri.

“Tren ini dinilai sangat rentan digunakan untuk membungkam kebebasan pers. Sehingga penting bagi jurnalis untuk mengasah kembali pemahaman soal aspek hukum, khususnya yang berkaitan dengan kerja-kerja jurnalistik,” kata Talokon.

Selain itu, pelatihan paralegal ini juga bertujuan untuk membekali para jurnalis dalam memberikan tindakan pendampingan hukum bagi sesama pekerja pers yang dipidana karena berita.

“Kedepan, kegiatan serupa akan dilaksanakan pada sejumlah wilayah di Sulawesi Utara agar para Jurnalis paham soal apa itu Paralegal. Termasuk mengetahui apa yang harus dilakukan jika menjadi korban kekerasan atau dikriminalisasi,” pungkasnya.

Pemaparan materi dari Direktur LBH Pers Manado

Sementara itu Direktur LBH Pers Manado Ferley Kaparang menjelaskan, peran Paralegal sangat penting untuk menjangkau akses terhadap keadilan, tak hanya bagi jurnalis tetapi juga masyarakat miskin.

Oleh Karena itu, untuk menjamin pemberian bantuan hukum kepada masyarakat dan sebagainya yang berhadapan dengan hukum. Paralegal memiliki peran strategis untuk membantu dan menangani perkara non litigasi atau di luar pengadilan.

Karena Paralegal telah memperoleh legitimasi hukum, sehingga eksistensinya harus diakui oleh aparat penegak hukum dan institusi terkait lainnya.

“Praktik di lapangan membuktikan bahwa kerja-kerja non litigasi memerlukan peranan paralegal dalam dalam menyelesaikan suatu kasus hukum, terutama kasus-kasus hukum struktural,” tandasnya.

Sekedar diketahui bahwa kegiatan itu merupakan pembukaan dari rangkaian pelaksanaan pelatihan. Karena nantinya para peserta akan mendapati pula sejumlah materi dari LBH Pers Jakarta maupun Pengurus Nasional AJI secara virtual.

Latest from Same Tags