Keluhkan Keberadaan Peternakan Ayam, Warga Perum Griya Permai Kayawu Datangi DPRD Tomohon

2 mins read
Peternakan Ayam Perum Kayawu
Sejumlah warga Perum Griya Permai Kayawu menyampaikan aspirasi di DPRD Tomohon (foto dok warga)

KANALMETRO, TOMOHON – Kamis (30/6/2022), sejumlah warga dari Perum Griya Permai Kelurahan Kayawu, Kecamatan Tomohon utara mendatangi kantor DPRD setempat guna mengeluhkan soal keberadaan satu kandang peternakan ayam yang berada dekat pemukiman.

Warga menilai keberadaan kandang peternakan ayam di dekat Perum Griya Permai Kayawu itu berpotensi untuk mencemari lingkungan karena hanya berjarak sekitar 60 meter dari pemukiman.

Vicky Wurara selaku perwakilan warga menegaskan bahwa penolakan itu dilakukan karena proses pembangunan kandang tersebut belum memiliki ijin dari instansi terkait.

Selain itu ditegaskan jika peternakan tersebut beroperasi, maka warga akan mendapat dampak pencemaran lingkungan. Karena akan menimbulkan bau menyegat serta bakal menghadirkan banyak lalat dari peternakan itu.

“Kenapa ini akan terjadi, karena lokasi peternakan berada di lebih tinggi dari perumahan warga,” tambah Wurara didampingi warga lain seperti Christian Tangkere, Steven Kumaseh, Joints Walukow, Jolly Wongkar dan Apono di DPRD Tomohon.

Bukan saja itu, dikatakan warga jika nantinya air limbah dari lokasi peternakan itu berpotensi untuk ke perumahan.

“Lokasi peternakan kandang ayam terletak persis di depan jalan utama. Dimana rancangan jangka panjang jalan tersebut akan menjadi jalan utama menuju Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Agotey,” tambah mereka.

Aspirasi dari warga tersebut pun didengar langsung oleh Komisi III DPRD Tomohon. Bahkan Miki Wenur selalu Ketua Komisi dan Sekretaris Christo Eman ikut mendengar langsung.

Wenur mengaku ingin mendengar langsung aspirasi warga, agar nantinya dapat mengetahui persis apa saja yang menjadi permasalahan.

“Dampak-dampak itu harus cepat diantisipasi, dan dari informasi warga kalau pihak perusahaan belum mendapat izin. Mereka meminta jangan dulu ada pengerjaan di area tersebut,” kata Wenur.

Dirinya pun menegaskan bahwa Komisi III DPRD Tomohon akan memfasilitasi aspirasi dari warga untuk mencoba cari solusinya.

“Kami akan memanggil pemerintah kelurahan bersama instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perijinan serta pemilik peternakan untuk meminta penjelasan terkait permasalahan ini,” pungkas Wenur.

Latest from Same Tags