14 July 2024

Bawaslu Tomohon Rakor Pengelolaan Barang Dugaan Pelanggaran Pungut Hitung Suara Pemilu 2024

1 min read
Bawaslu Tomohon
Ketua Bawaslu Tomohon ketika membuka Rakor, Rabu (21/2/2024). KM-Wailan

KANALMETRO, TOMOHON – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tomohon menggelar rapat koordinasi (Rakor) pengelolaan barang dugaan pelanggaran pemungutan dan perhitungan suara Pemilu 2024 di Grand Master Resort, Rabu 21 Februari 2024.

Ketua Bawaslu Tomohon, Stely Kowaas ketika membuka rakor itu mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah penting untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah yang mungkin muncul kedepan, terutama mengingat akan memasuki tahapan Pilkada.

Dia juga mengatakan, Bawaslu Tomohon merangkum beberapa dugaan pelanggaran yang terjadi pada Pemilu 2024. Itu didominasi oleh masalah teknis seperti kesalahan tanda tangan Ketua KPPS, kesalahan ejaan di plano, dan tidak diserahkannya C1 kepada saksi.

Irwany Maki, salah satu narasumber, memberikan catatan perbaikan yang melibatkan semua pihak untuk meningkatkan kualitas demokrasi. Dia menekankan pentingnya adanya dasar hukum yang kuat dalam penegakan hukum pemilu, termasuk dalam penanganan pelanggaran administrasi, kode etik, dan tindak pidana pemilu.

Sementara itu, Efendi Sondakh, akademisi dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), menyampaikan pesan kepada pengawas dan pelaksana pemilu untuk bekerja dengan baik guna memastikan kelancaran pemilu pada Pilkada mendatang.

Rapat koordinasi ini menunjukkan komitmen Bawaslu untuk memastikan pemilu berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi dan hukum yang berlaku, serta menggarisbawahi pentingnya pencegahan masalah sejak awal untuk menjaga kelancaran proses pemilihan.

Ikut hadir pimpinan Bawaslu Tomohon, Yossy Korah, perwakilan staf Panwaslu Kecamatan dan insan pers.

Editor: Roni Sepang

Latest from Same Tags