22 July 2024

//

Bawaslu Tomohon Minta Peserta Pemilu Turunkan APK Sebelum Masa Tenang

1 min read
APK Pemilu 2024 Tomohon
Penertiban APK Pemilu 2024 yang diduga melanggar aturan oleh Bawaslu bersama Satpol PP Tomohon, Jumat (5/1/2023). KM-Wailan

KANALMETRO, TOMOHON – Menjelang masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon meninta kepada seluruh peserta, baik Partai Politik (Parpol), calon anggota DPD RI serta calon Presiden dan Wakil Presiden agar menurunkan semua Alat Peraga Kampanye (APK) sebelum memasuki masa tenang.

“Tidak ada pilihan bagi peserta Pemilu kecuali membersihkan semua APK yang telah terpasang, Jika tidak, akan kami bersihkan,” tegas Ketua Bawaslu Kota Tomohon, Stenly Kowaas, Selasa 6 Februari 2024.

Sementara itu pimpinan Bawaslu Tomohon, Handy Tumiwuda, menambahkan bahwa APK merupakan bagian dari proses kampanye. Dengan dimulainya masa tenang tanggal 11 Februari, semua metode kampanye tidak lagi diperbolehkan.

“Ini adalah waktu untuk menghormati masa tenang,” tukas Dia.

Dia juga mengajak masyarakat umum untuk ikut serta dalam membersihkan APK selama masa tenang.

“Pasal 278 ayat 2 Undang-undang nomor 7 tahun 2017 yang melarang setiap pelaksana, peserta, dan/atau tim kampanye untuk menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada pemilih,” tambah Yossy Korah, pimpinan Bawaslu Tomohon.

Dia menegaskan jika melanggar dengan aturan itu, maka bakal dikenakan hukuman pidana penjara maksimal 2 tahun dan denda hingga Rp 24 Juta. Hal itu sebagai upaya untuk memastikan jalannya pemilu yang bersih, jujur, dan adil.

Reporter: Wailan Montong

Editor: Roni Sepang

Latest from Same Tags