24 February 2024

/

Yusra Minta Kapolda Sulut Turun Langsung Tangani Konflik Dumoga

2 mins read
Konflik Dumoga Bolmong
Yusra Alhabsyi (ist)

KANALMETRO, SULUT – Legislator DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Yusra Alhabsyi meminta kepada Kapolda untuk segera turun langsung menangani persoalan konflik yang terjadi di wilayah Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Dikatakan Legislator dari Dapil Bolmong itu, kiranya Kapolda Sulut melakukan pendekatan persuasif dengan mengumpulkan seluruh tokoh masyarakat di desa-desa pada wilayah terlibat konflik di Dumoga.

“Kira segera datang dan mencari kesepahaman demi menyudahi konflik yang berujung tindakan kriminal ini. Dan ini harus segera dilakukan aparat berwenang agar hal yang tidak diinginkan bersama tak terjadi lagi di kemudian hari, apalagi sudah ada korbannya,” kata Alhabsyi yang juga Ketua GP Ansor Sulut, Kamis (12/5/2022).

Selain itu dimintanya agar para pelaku kerusuhan untuk segera diserahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Namun harus segera dilakukan penangkapan terhadap para pelaku.

“Langkah-langkah ini wajib ditindaklanjuti agar dapat menyulutkan emosi warga untuk melakukan aksi balas dendam yang mengakibatkan konflik berkepanjangan,” tambahnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mendesak Kapolda Sulut untuk menambah jumlah personil ke lokasi kejadian guna memastikan keamanan bagi masyarakat di Dumoga Raya.

Apalagi dikatakannya banyak warga yang tidak mengerti dan tak tahu menahu dengan masalah tarkam tersebut. Dan itu akan membuat kepastian keamanan di wilayah yang bertikai.

Bukan saja itu, Alhabsyi juga meminta masyarakat setempat untuk saling menahan diri. Serta hindari provokasi yang akan berujung ke pertikaian selanjutnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa konflik yang terjadi Dumoga berupa pertikaian sejumlah pemuda dari Desa Doloduo, Kecamatan Dumoga Barat dengan Desa Kosio, Kecamatan Dumoga Timur. Tak hanya itu, tarkam juga pecah antara Desa Konarom dan Desa Kosio. Serta Desa Bombanon dengan Desa Tambun.

Latest from Same Tags