KANALMETRO, MANADO – Persma 1960 Manado kembali meraih kemenangan dalam fase grup C Liga 4 Piala Gubernur Sulut 2026 saat melawan PS Minahasa Utata (PSMU).
Dalam laga di Stadion Klabat, Selasa 31 Maret 2026, Persma Manado berhasil membobol gawang PSMU tanpa balasan dengan kemenangan 2-0.
Bermain dihadapan publik sendiri, Persma dengan julukan tim Badai Biru langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga. Tim asuhan Feryandes Rozialta tampil dominan dalam penguasaan bola dan tempo permainan. Sementara PSMU lebih banyak menunggu celah untuk melancarkan serangan balik.
Sejak menit pertama, Persma sudah menunjukkan niat untuk membunuh laga lebih awal. Aimar Mohama diplot sebagai motor serangan untuk menopang dua ujung tombak mereka, Ferdinand Sinaga dan Ryandi Subuh. Dilini tengah hingga area half-space, kombinasi Over Mars Lambi, Dilivio Mamuka dan kapten M Guntur Triaji membuat alur serangan Persma terus hidup.
Persma beberapa kali mencoba membongkar blok pertahanan lawan yang bermain cukup disiplin. Namun seiring berjalannya laga, tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil.
Gol pembuka lahir pada menit ke-30 lewat skema yang rapi. Ryandi Subuh melakukan akselerasi dari sisi kiri dan mengirim umpan silang akurat ke jantung pertahanan lawan. Dari second line, Aimar Mohama datang tanpa kawalan dan menyambut bola dengan sundulan tajam yang tak mampu dibendung kiper PSMU.
Gol tersebut membuat Persma unggul 1-0, sekaligus memberi legitimasi atas dominasi mereka dibabak pertama. Meski terus berusaha menambah gol, skor bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tetap tinggi. Bermain di bawah cuaca panas, kedua tim mencoba menyegarkan komposisi dengan beberapa pergantian pemain.
PSMU yang datang dengan modal satu poin dari laga sebelumnya tak menyerah begitu saja. Mereka berusaha keluar lebih agresif demi mengejar ketertinggalan, meski Persma tetap terlihat lebih matang dalam mengontrol pertandingan.
Persma sebenarnya punya peluang emas untuk menggandakan keunggulan ketika mendapat hadiah penalti. Kapten tim M Guntur Triaji maju sebagai eksekutor, namun tendangan kaki kirinya berhasil dibaca dengan baik oleh kiper PSMU, Fili Ismanto Dano.
Laga sempat terasa terbuka setelah itu. Kedua pelatih mulai memainkan kartu cadangan. PSMU memasukkan Junior Sorin dan Brily Busela untuk menambah energi di lini depan. Sementara Persma merespons dengan memasukkan Excel Suud dan Irgy Panigoro, lalu menarik Guntur Triaji dan memberi kesempatan kepada gelandang muda Ebenhaezer Roring.
Diakhir laga Persma akhirnya mencetak gol kedua di menit ke-88. Syaifull Indra Cahya, yang mengemban ban kapten setelah pergantian pemain, mengeksekusi sepak pojok dengan sangat presisi. Bola melengkung tajam ke tiang jauh dan gagal diantisipasi penjaga gawang lawan. Sebuah gol langsung dari sepak pojok yang menutup pertandingan dengan skor 2-0.
Hasil ini membuat Persma 1960 semakin kukuh di puncak klasemen grup dengan raihan 6 poin dari dua pertandingan.
Selepas laga, pelatih Persma, Feryandes Rozialta mengaku puas dengan kemenangan timnya, apalagi lawan yang dihadapi datang dengan motivasi tinggi.
“Tentu sangat kami syukuri bisa menkaga trend kemenangan, karena lawan ini cukup berat. Mereka datang dengan semangat juga ingin menang karena mengantongi satu poin. Dan kami bisa menyelesaikan pertandingan ini,” jelas coach Oji.
Meski demikian, Dia menegaskan masih ada pekerjaan rumah yang harus dibenahi, terutama dalam penyelesaian akhir. Salah satunya terkait finishing, karena beberapa kali di depan gawang, satu lawan satu dengan kiper itu belum bisa dimaksimalkan. Dan itu akan diperbaiki.
Sementara itu, pelatih PSMU, Doddy Sondakh tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang tampil dengan persiapan terbatas.
“Hasil tidak sesuai dengan yang kami harapkan, pastinya akan menjadi evaluasi menghadapi pertandingan ketiga. Kami optimis bisa poin penuh dan berharap tim Persma bisa menang juga di pertandingan ketiga mereka lawan Bolsel FC,” tukasnya.
Pertandingan terkahir bagi kedua tim cukup seru melihat klasmen sementara, dimana Persma yang saat ini puncaki klasmen dengan poin 6 akan berjumpa Bolsel FC kini menduduki peringkat dua dengan poin 4.
Sedangkan PSMU yang mengantongi satu poin akan bertemu PS Kuda Laut yang merupakan juru kunci klasmen grup C karena belum mengoleksi poin.

