05 April 2026

Persma Manado Juara Grup C Liga 4 Piala Gubernur Sulut 2026

5 mins read
persma manado liga 4
Selebrasi pemain Persma Manado usai mencetak gol ke gawang Bolsel FC dalam laga terakhir grup C Liga 4 Piala Gubernur Sulut di stadion Klabat, Kamis (02/04/2026). KM-Wailan

KANALMETRO, MANADO – Kalahkan Bolsel FC dengan hasil akhir 2-0 membuat Persma 1960 Manado keluar sebagai juara Grup C Liga 4 Piala Gubernur Sulut tahun 2026.

Kemanangan itu diraih Persma dalam laga terahir grup C Liga 4 yang berlangsung di stadion Klabat Manado, Kamis 2 April 2026. Itupun merupakan kemenangan ketiga bagi tim berjulukan Badai Biru dalam fase grup.

Berbeda dari laga-laga sebelumnya, Persma Manado tampil dengan pendekatan yang lebih taktis. Pelatih Feryandes Rozialta memasang formasi berbeda dengan tiga bek sejajar, yakni Jacky Runtulalo, Syaiful Indra Cahya, dan Fajira Aqhyar.
Disektor sayap, Bintang Delpadillah serta Joel Taniowas diberi peran penting untuk menopang serangan, sementara lini tengah dikendalikan Dilivio Mamuka dan M Farsyah. Di lini depan, Aimar Mohama dipasang untuk menyuplai bola kepada duet Herrie Helo Lontoh dan Riandi Subuh.

Disisi lain, Bolsel FC juga turun dengan beberapa rotasi. Absennya gelandang sentral Timan Kadula membuat komando lini tengah diserahkan kepada Ardin Dalie bersama Nandito Mokoginta. Secara permainan, Bolsel FC justru lebih dominan dalam penguasaan bola. Mereka tampil percaya diri dan berani mengatur tempo, sementara Persma lebih menunggu celah lewat skema direct play dan serangan balik cepat.

Laga berjalan keras sejak menit awal. Baru dua menit pertandingan berlangsung, kapten Bolsel FC Ardin Dalie langsung diganjar kartu kuning. Sepuluh menit berselang, giliran bek Persma Fajira Aqhyar yang masuk buku catatan wasit. Bolsel beberapa kali mengancam melalui duet penyerang Abdul Naufal Bonde dan Ridho Matulu, namun belum mampu memecah kebuntuan.

Persma justru berhasil mencuri keunggulan jelang turun minum. Berawal dari situasi bola mati di sisi kiri pertahanan Bolsel FC, umpan dikirim ke dalam kotak penalti. Bola sempat ditepis kiper Bolsel, tetapi muntahannya jatuh tepat di kaki Joel Taniowas yang berdiri bebas. Tanpa kesulitan, Joel menceploskan bola ke gawang kosong pada menit ke-41. Gol itu membawa Persma unggul 1-0 hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Persma melakukan penyesuaian. Ebenhaezer Roring dimasukkan untuk memperkuat keseimbangan lini tengah, sementara Irgy Panigoro diturunkan untuk menambah ancaman di lini depan.

Pergeseran posisi pun dilakukan, dengan Herrie Lontoh ditarik sedikit ke belakang untuk memainkan peran lebih sentral sebagai pengatur serangan. Perubahan itu terbukti efektif. Pada menit ke-75, Herrie Helo Lontoh mencetak gol indah yang memperbesar keunggulan Persma.

Mendapat ruang di luar kotak penalti, Helo melepaskan tendangan kaki kanan melengkung yang gagal dijangkau penjaga gawang Bolsel FC. Gol tersebut menjadi gol debut Helo di ajang Liga 4 Sulut 2026 bersama Persma 1960.

Meski sudah unggul dua gol, Persma Manado tak sepenuhnya mengendurkan intensitas. Sejumlah rotasi kembali dilakukan untuk menjaga ritme permainan. Aimar Mohama ditarik keluar dan digantikan Over Mars Lambi, sementara Joel Taniowas yang sempat mendapat perawatan harus diganti Nurqholis Fahrezzy. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Davidson Sasube, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Persma.

Selepas laga, pelatih Persma Feryandes Rozialta mengakui timnya memang sengaja tampil dengan pendekatan berbeda demi memancing lawan bermain lebih terbuka.

“Inilah sepakbola kita sengaja bermain lebih low agar memancing lawan main lebih terbuka, sengaja mencari counter attack. Anak-anak bermain baik sesuai skema, lebih sabar, lebih banyak memanfaatkan para winger,” terang coach Oji.

Ia juga menyoroti kontribusi positif Herrie Lontoh yang menjalani debutnya di ajang ini dengan performa menjanjikan.

” Saya melihat kontribusinya sangat baik, bisa bermain di depan dan juga ketika di tengah tampil sangat baik, memberikan bukti dalam laga tadi,” tambahnya.

Dari kubu manajemen, Meyvo Rumengan menyambut hasil ini dengan penuh optimisme. Tiga kemenangan dari tiga laga membuat keyakinan Persma untuk berbicara banyak di fase berikutnya kian menguat.

“Terima kasih kepada seluruh tim, pemain dan pelatih tiga kali bermwin Persma selalu menang. Membuat kami yakin Persma bisa merwih juara dalam ajang ini,” tambah Rumengan.

Sementara itu, pelatih Bolsel FC Sandri Daun menilai timnya sudah mengeluarkan kemampuan terbaik meski tampil tidak dengan kekuatan penuh.

“Ada sekitar 5 pemain yang tidak bisa tampil karena ada terkendala cedera, alhamdulilah kami bisa lolos ke babak 6 besar. Besok kita akan recovery agar pemain bisa kembali lebih siap, tentu akan ada evaluasi dari pertandingan-pertandingan babak penyisihan, ” jelas coach Andy.

Kemenangan ini membuat Persma 1960 Manado melaju ke babak 6 besar dengan status juara Grup C, sementara Bolsel FC tetap mengamankan tiket ke fase selanjutnya. Dengan tren kemenangan yang terus terjaga, Badai Biru kini mulai menunjukkan diri sebagai salah satu kandidat kuat penantang gelar di Liga 4 Sulut 2026.

Latest from Same Tags