05 April 2026

/

Runner-Up Grup B, Persminsel Masuk Putaran Kedua Liga 4 Piala Gubernur Sulut

3 mins read
persminsel liga 4
Laga terakhir grup B antara Persminsel Vs Bhayangkara Kawanua FC dalam Liga 4 Piala Gubernur Sulut di stadion Klabat Manado, Kamis (02/04/2026). KM-Wailan

KANALMETRO, MANADO – Meraih kemenangan saat melawan Bhayangkara Kawanua FC di laga terakhir grup B dalam Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2026 membuat Persminsel lolos dalam putaran kedua.

Dimana dalam laga yang berlangsung di Stadion Klabat Manado, Kamis 2 April 2026 Persminsel menang 3-0 sehingga menjadi runner-up grup B Liga 4 bersama Klabat Jaya Sakti XIII FC telah duluan masuk putaran kedua karena sebelumnya sudah lolos dengan status juara grup.

Pertandingan kedua tim langsung berjalan dalam tensi tinggi. Karena sejak awal keduanya tampil agresif, sama-sama mencoba mengambil inisiatif serangan dan memaksa lawan bermain cepat. Namun, hingga pertengahan babak pertama, duel lebih banyak berkutat di lini tengah tanpa banyak peluang bersih yang benar-benar mengancam.

Ketika babak pertama akan berakhir, Persminsel justru berhasil mencuri momentum dengan menciptakan gol pembuka pada menit 45+1 melalui Figo Jimmy Liud. Pemain bernomor punggung 8 itu melakukan akselerasi tajam di sisi serangan, lolos dari kawalan pemain belakang Bhayangkara Kawanua FC, lalu melepaskan sepakan yang sempat membentur tiang sebelum akhirnya masuk ke gawang.

Gol itu menjadi pembeda sekaligus suntikan kepercayaan diri besar bagi Persminsel. Tim asal Minahasa Selatan itu pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, arah pertandingan perlahan berubah. Bhayangkara Kawanua FC harus menghadapi situasi sulit setelah Dio Kolopita menerima kartu kuning kedua pada menit ke-54 akibat pelanggaran keras. Keputusan itu membuat Bhayangkara Kawanua FC harus melanjutkan pertandingan hanya dengan 10 pemain.

Unggul jumlah pemain, Persminsel memanfaatkannya dengan mulai mendikte tempo permainan. Mereka lebih leluasa menguasai bola, memindahkan permainan dari satu sisi ke sisi lain dan memaksa pemain lawan turun lebih dalam.

Meski demikian, Bhayangkara Kawanua FC sempat memberi ancaman serius di menit ke-70. Tevandli Pomalingo berhasil lolos dan berhadapan langsung dengan gawang Persminsel. Namun peluang emas itu gagal menjadi gol setelah tendangan placing-nya masih mampu diamankan dengan baik oleh kiper lawan.

Momen itu seolah menjadi titik balik terakhir sebelum Persminsel benar-benar mengunci kemenangan. Setelah terus menekan, mereka akhirnya menggandakan keunggulan pada menit ke-88 melalui Stevani Kumendong. Lawan belum sempat bangkit, Marky Lempah kembali menciptakan gol di menit 90+1 untuk menutup laga dengan kemenangan telak 3-0.

Pelatih kepala Persminsel, Vendri Rorimpandey mengakui hasil ini sangat penting bagi langkah timnya, meski dinilai performa anak asuhnya belum benar-benar berada di level terbaik.

“Hasil hari ini memuaskan dari segi skor, tapi permainan anak-anak belum optimal karena kelelahan akibat jadwal padat,” ujar Dia.

Vendri Rorimpandey juga menilai timnya mulai menemukan ritme permainan setelah gol pembuka tercipta dan kondisi pertandingan berubah karena keunggulan jumlah pemain.

Sedangkan kapten tim Persminsel, Youtje Mewengkang mengatakan meski tingginya tensi pertandingan, namun tetap bersyukur karena target utama berhasil dicapai. Apalagi suasana di lapangan cukup tegang, tapi bisa lolos ke babak selanjutnya.

Sebelum laga berlangsung, diawali dengan mengheningkan cipta untuk salah satu korban meninggal dunia karena gempa bumi berkekuatan 7,6 SR lantaran tertimpa bangunan di kawasan GOR Koni Sario, Manado.

Latest from Same Tags