28 October 2026

/

Wanggai Selamatkan Sulut United Atas Mitra Kukar

4 mins read
Sulut United Mitra Kukar
Pemain Sulut United merayakan gol pertama dari Wahyu Widya Fitrianto (ist)

KANALMETRO. com – Meski baru saja bergabung, namun Patrich Wanggai sudah menunjukan kepiwaiannnya ketika menyelamatkan Sulut United dari kekalahan saat berhadapan dengan Mitra Kukar di Stadion Batakan Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (10/11/2021).

Hasilnya tim kebanggaan warga Nyiur Melambai ini berhasil menahan imbang Mitra Kukar dengan skor sama kuat 2-2 dalam lanjutan putaran kedua Liga 2 Indonesia di grup D.

Dua kali tertinggal dari tim lawan, Sulut United terus berupaya mengejar, mengandalkan target man Wanggai pada posisi penyerang sambil berusaha menyerang dengan permainan bola panjang.

Laga baru berjalan 15 menit Mitra Kukar berhasil leading berkat gol pemain belakangnya Lucky Octavianto. Ketinggalan satu gol, pemain Sulut United mencona lebih menguasai ritme, meski tempo permainan tetap berjalan lambat.

Nanti di menit 32, hasil bola lambung dari Oriza di sisi kiri mengarahkan ke dalam kotak pinalti terjadi duel antara Wanggai dan pemain belakang Mitra Kukar. Kiper lawan yang keluar dari gawang mencoba meninju bola.

Namun upaya itu hanya membuat bola mengarah ke kapten tim Sulut United Widya Wahyu Fitrianto sehingga langsung mengarahkan pelan terukur ke gawang yang sudah kosong dan membuat skor sama kuat.

Sisa babak pertama kedua tim mencoba saling serang, namun tidak ada gol tercipta.

Dan Awal interval kedua, Mitra Kukar kembali unggul dengan gol cepat setelah sontekan Sugiyanto Baitul Rohman berhasil menjebol gawang Sulut United yang dikawal Ferry Bagus. Mitra Kukar kembali memimpin 2-1 di menit 48.

Sulut United mencoba menguasai permainan meski sedikit ada tekanan. Namun beberapa kesalahan yang dilakukan pemain sehingga belum bisa menyamakan skor.

Menit 74, kembali dari bola panjang sisi kiri mengarah ke Wanggai yang dikawal dua pemain belakang lawan. Seorang bek Mitra Kukar menghadang eks striker timnas asal Papua ini didalam kotak pinalti, sehingga wasit Aidil Azmi menunjuk titik putih.

Pemain Mitra pun melayangkan protes hingga membuat pertandingan sempat terhenti karena karena melakukan aksi mogok main lantaran tak menerima keputusan wasit yang menghadiahkan pinalti.

Namun Wanggai yang dipercayakan sebagai algojo berhasil menjalankan tugas. Sepakan keras kaki kirinya tidak mampu dihalau kipper Alex Sander.

Papan skor pun berubah menjadi 2-2 atas sepakan Wanggai yang juga merupakan gol pertamanya di Liga 2 musim. Pasalnya selama bermain di klub sebelumnya, Wanggai belum bisa mencatatkan nama di papan skor.

Berhasil menyamakan kedudukan, Mitra Kukar sempat nyaris menambah gol lewat tendangan bebas Muhamad Reza Kusuma, Namun bolanya masih membentur tiang gawang Sulut United.

Sulut United mencoba melakukan penyegaran pemain dengan memasukan I Made Wirahadi menggantikan Wanggai. Selain itu memasukan juga rekrutan anyarnya dari Rans Cilegon yakni Rendy Juloansyah.

Dimasa injury time, Sulut United sempat memiliki peluang lewat Ari Maring yang berhasil mengelabui kipper lawan. Namun dari sudut sempit, winger lincah ini belum bisa mencetak gol di laga tersebut.

Pelatih Sulut United Ricky Nelson seusai laga mengakui tim lawan berhasil merepotkan. Sehingga menurutnya banyak hal yang perlu dievaluasi untuk laga berikutnya.

“Meski sempat dua kali tertinggal, namun bersyukur tim terus berupaya dengan kerja keras mengejar gol,” kata Nelson.

“Walau dimenit akhir sempat ada peluang, tapi itulah sepak bola. Kadang sudah berusaha, tapi hasil belum memihak kekita,” jelasnya.

Meski berhasil memperpanjang rekor tak terkalahkan, namun Nelson mengaku jika dalam pertandingan itu mereka berusaha menang.

“Tetapi lawan juga kan tidak mau kalah, kita sudah berusaha 90 menit menjalankan taktik tapi  inilah sepak bola. Memang kita masih memiliki tiga game terakhir dan akan habis – habis untuk mengamankan tiga poin,” pungkas Nelson dengan nada optimis.

Latest from Same Tags