/

Nama Jalan Henk Ngantung Mulai Didengungkan

3 mins read
Dari arah simpang tiga Tugu Tololiu menuju Tondano diusulkan jadi Nama Jalan Henk Ngantung

TOMOHON – Meskipun belum didaulat sebagai pahlawan, sosok putera asal Nyiur Melambai yang terkenal sebagai seniman patut diapresiasi. Nama Hendrik Hermanus Joel Ngantung atau yang akrab kita dengar Henk Ngantung yang lahir pada 1 Maret 1921, memiliki kenangan tersendiri bagi Kota Tomohon. Dikenal melalui karya seninya yang mendunia, bahkan masuk dalam satu sejarah pemimpin DKI Jakarta yang merupakan ibu kota negara. Sehingga dianggap layak diabadikan nama jalan Henk Ngantung di kota kecil yang terletak di kaki gunung Lokon.

Sempat terdapat papan penanda sementara nama jalan Henk Ngantung di kompleks tugu Tololiu mengarah ke Tondano

Henk Ngantung salah seorang tokoh pelaku yang memerjuangkan dan merebut kemerdekaan RI melalui seni melukis. Dia tidak hanya dikenal setelah diangkat Presiden Soekarno sebagai Gubernur DKI Jakarta yang berangan-angan menjadikan ibu kota berbudaya, tapi seniman yang otodidak ini telah mengisi dan menjadi bagian sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Karya historisnya, telah mengabadikan dan merekam sejumlah peristiwa bersejarah penting bangsa dengan peran tokoh-tokoh perjuangan kemerdekaan.

Salah satu penggiat seni lukis Tomohon Arie Tulus menuturkan sebagai orang Tomohon saya Sangat sangat setuju.

“Karena Henk Ngantung dalam barisan tokoh Nasional, dia bukan hanya sebagai seniman, Tapi sebagai pejuang yang ikut secara langsung dalam berbagai peristiwa penting dimasa masa kemerdekaan Indonesia. Lihat saja apa yang pak Henk abadikan melalui sketsa sketsa yang dibuatnya secara langsung pada berbagai moment itu sebagai karya monumental,” jelas Tulus.

Dosen Fakultas Bahasa dan Seni Unima ini juga menambahkan beberapa karya brilian dari Henk Ngantung selain melukis.

“Dengan beberapa karya patung yang di desain pak Henk yang hingga saat ini masih ada. Tugu pembebasan Irian Barat, tugu selamat datang di bundaran HI, bahkan logo lambang Kostrad pak Henk yang desain,” lanjut PD III FBS Unima ini.

Di kompleks simpang tiga Tugu Tololiu Matani, mengarah ke Tondano terdapat papan nama Henk Ngantung yang telah dipasang, menandakan sepanjang jalan tersebut diupayakan menjadi penghargaan kepada sosok seniman tersebut. Apalagi jalur ini akan melintas di depan rumah kenangan semasa Henk Ngantung mengenyam pendidikan yang terletak di Matani.

Letak rumah kembar Huize Maria dan Huize Ester di Matani sebagai tempat tinggal Henk Ngantung saat bersekolah di Tomohon

“Biasanya jalan dari nama-nama pahlawan, Henk Ngantung merupakan tokoh terbaik Sulawesi Utara, menjadi gubernur DKI pertama beragama Kristen dan asal tanah Nyiur Melambai, dengan sudah adanya papan nama tersebut, tentunya akan kami teruskan ke pimpinan terkait usulan ini,” tambah Lurah Matani Tiga Priscilia Sakul.

Walikota Tomohon Caroll Senduk menanggapi terkait penamaan jalan di Tomohon pihaknya akan diatur kembali.

“Untuk tahapan itu kita akan mengawali dengan sosialisasi ke masyarakat terlebih dahulu, sebagai bentuk penghargaan bagi mereka yang berjasa, sah-sah saja. Apalagi kita melihat yang ada saat ini orangnya masih hidup tetapi sudah dibuatkan nama jalannya, ke depan kita akan atur kembali,” terang Senduk. (Wan)

Baca Juga : Nasionalisme Dalam Seni dan Pemerintahan

Latest from Same Tags